Tips Menolak Tugas dari Atasan, Tapi Karier Tetap Aman

0 104

CEKLOKER.WEB.ID |Tips Menolak Tugas dari Atasan, Tapi Karier Tetap Aman Agar bisa mendapatkan karier yang lebih baik, kamu tentunya harus menyelesaikan setiap pekerjaan dengan baik. Kamu juga harus memberikan kontribusi terbaik bagi tim dan perusahaan. Termasuk melaksanakan semua perintah dan tugas-tugas yang diberikan oleh atasan.

Di sisi lain, sebagai karyawan kamu tentunya memiliki keterbatasan. Baik keterbatasan kemampuan, ataupun keterbatasan waktu. Karenanya, tidak semua perintah dan tugas-tugas yang diperintahkan atasan bisa kamu laksanakan.

Namun, mungkin kamu sering bertanya dalam diri, apakah boleh menolak perintah atasan? Apakah dengan menolaknya karier kamu bisa terancam? Jawabannya bisa ya, tapi bisa juga tidak.

Untuk itu, jika kamu merasa ingin menolak perintah atasan, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Apa saja?

Berikan Alasan Saat Menolak Tugas dari Atasan

Kalau merasa harus menolak perintah atasan, pastikan kamu punya alasan yang jelas. Lebih dari itu, alasan tersebut harus berhubungan dengan pekerjaan. Semisal, secara mendadak atasan memerintahkan untuk membuat laporan pengeluaran operasional. Sampaikan padanya bahwa kamu belum bisa melakukannya karena masih harus mendatangi dan melayani pelanggan.

Hindari memberikan alasan yang bersifat pribadi. Semisal, kamu harus menghubungi anggota keluarga, atau harus keluar kantor untuk makan siang.

Mengulur Waktu

Mungkin kamu menolak perintah atasan karena terlalu sibuk dengan tugas yang masih belum selesai. Di sisi lain, kamu merasa ingin membantu atasan menyelesaikan pekerjaan yang diperintahkan. Untuk itu, jika pekerjaan yang diperintahkan masih bisa ditunda penyelesaiannya, sampaikan pada atasan bahwa kamu masih membutuhkan waktu untuk bisa memulainya.

Jika atasan memaksa untuk segera memulai pekerjaan, carilah cara agar kamu bisa mengulur waktu. Dengan begitu, kamu tidak menelantarkan pekerjaan yang sedang kamu kerjakan. Kamu juga bisa menyelesaikan pekerjaan yang diperintahkan atasan.

Tawarkan Solusi


Saat atasan memerintahkan bawahannya, pada dasarnya ia menginginkan pekerjaan tersebut bisa diselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya. Karenanya, tidak begitu penting baginya siapa yang mengerjakannya.

Jika atasan memerintahkan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dan kamu menolaknya, berikan pula solusinya. Semisal, kamu bisa menyarankan atasan untuk menyerahkan tugas atau pekerjaan itu pada rekan kerja lainnya. Alasannya, kamu tidak memiliki waktu luang dan rekan kerjamu itu lebih paham mengenai tugas atau pekerjaan yang diberikan.

Jangan Lupakan Ini Saat Menolak Perintah Atasan


Selain menerapkan beberapa cara di atas, ada beberapa hal yang harus kamu ingat jika ingin menolak perintah atasan.

– Jangan Lupa Berterima Kasih
Kalau atasan memerintahkan kamu, bisa jadi karena ia percaya hanya kamu yang bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut. Karenanya, meski menolak perintahnya, jangan lupa untuk berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

– Berempati
Atasan juga punya tanggung jawab dan kewajiban. Karenanya, kamu tetap harus berempati meski menolak perintahnya. Sampaikan bahwa kamu terpaksa harus menolaknya dan bukan karena kamu tidak ingin membantunya. Sampaikan pula permintaan maaf padanya.

– Menolak di Saat yang Tepat
Jika ingin menolak perintah atasan, perhatikan situasi dan kondisi di kantor. Ada baiknya, lakukan penolakan di saat yang tepat. Jangan lakukan penolakan saat suasana hati atasan sedang tidak baik. Hal ini bisa berujung pada terjadinya konflik.

– Menolak dengan Tegas
Terkadang, kamu harus menunjukkan ketegasan saat menolak tugas atau perintah dari atasan. Bisa jadi atasan memerlukannya agar ia bisa segera memerintahkan rekan kerja lain untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Terakhir, kamu harus bisa membatasi diri dengan atasan. Maksudnya, atasan harus benar-benar mengerti kemampuan dan keterbatasanmu. Di sisi lain, kamu juga harus memahami siapa yang punya wewenang di kantor atau di tempat kerjamu.

Sehingga, atasan bisa mempertimbangkan lebih matang jika ingin memerintahkan kamu untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Kamu juga bisa mengatur pola kerja dengan lebih baik sehingga bisa menyanggupi perintah atasan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.